oleh

Kapolres Enrekang Pimpin Upacara Penutupan Tradisi Pembaretan Bintara Remaja Angkatan 47

tribratanewsenrekang.com, Enrekang – Empat belas Bintara Remaja (Baja) lulusan Brigadir Polri SPN Batua Polda Sulawesi Selatan menjalani tradisi pembaretan sebagai tanda resmi bertugas dan bergabung Polres Enrekang, Senin (29/08/2022).

Sebelumnya bintara remaja menjalani pendidikan selama 5 bulan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua Polda Sulawesi Selatan kemudian Latihan di Polres Enrekang selam 2 minggu.

Rangkaian kegiatan penutupan diakhiri dengan Long March sepanjang kurang lebih 20 KM dengan melewati beberapa rintangan selanjutnya dilaksanakan upacara penyematan Baret.

Kapolres Enrekang AKBP Arief Doddy Suryawan, S.IK, menjadi inspektur upacara pada pelaksanaan upacara tradisi pembaretan Bintara Remaja angkatan 47 dilapangan apel Mapolres Enrekang.

Terlihat Kapolres Enrekang di dampingi Wakapolres Enrekang dan Ketua bhayangkari melakukan proses penyiraman, Kemudian memasangkan baret kepada 2 Perwakilan Bintara Remaja yang telah mengikuti tradisi pembaretan ini.

Turut hadir para Pju Polres Enrekang, Para Kasat Para Kapolsek Jajaran, Para Perwira Polres Enrekang, seluruh personel Polres Enrekang serta Pengurus Bhayangkari Cabang Enrekang.

Kapolres Enrekang AKBP Arief Doddy Suryawan, S.IK dalam sambutannya menyampaikan, kepada adik-adik Bintara Remaja Sudah kurang lebih 2 (dua) Minggu di sini, telah mengenal lingkup Polres Enrekang beserta Pejabat-pejabat Polres dan jadikan sebagai penunjang tugas kedepan.

Lanjutnya, tentunya pembinaan yang baik dan terarah, tidak hanya pada aspek pengetahuan ilmu kepolisian, namun lebih kepada mental, sikap dan respek terhadap pimpinan, senior, juga terhadap rekan seangkatan akan sangat menunjang terwujudnya suasana kerja yang baik, terlebih lagi pembinaan loyalitas terhadap perintah yang merupakan salah satu bagian penting dalam institusi kepolisian yang kita cintai ini. Ucapnya.

Kapolres berpesan agar para brigadir muda tersebut tetap rendah hati dan mau belajar dari para senior. “Saat berada di lapangan, jangan bertindak berlebihan dalam melaksanakan tugas. Jaga nama baik kesatuan. Satu orang melakukan perbuatan tidak terpuji, akan berdampak pada seluruh kesatuan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *