oleh

Musim Latto Latto Banit Binmas Briptu Dermawan Kumpulkan Anak Anak Seusai Sholat

Tribratanewsenrekang.com– Sat Binmas Polres Enrekang, Briptu Dermawan Kumpulkan anak anak di Masjid Seusai Sholat Berjamaah di Masjid Nurul Amanah Polres Enrekang Untuk Pembinaan karakter dan adab untuk anak, Jum’at Malam, Jum’at (10/11/22)

Akhir akhir ini memang lagi Booming mainan yang sempat populer di tahun 90-an, sehinggga kerap permainan ini dimainkan disetiap saat oleh anak anak tanpa memperhatikan lagi penempatan dan waktunya

Sat Binmas dalam hal ini Briptu Dermawan banit Binmas mengumpulkan anak anak untuk diberikan wajangan karena pasalnya permainan ini kerap terdengar  dan meresahkan jama’ah Masjid Nurul Amanah

“Adik Adikku sayang jadi adik haru membiasakan yang baik, kenapa? ya karena adik adik dimasa depan seperti apa perbuatan, dan kebiasaannya adik sekarang,”Ucap Dermawan

Aksi anak anak yang rajin kemasjid menurutnya sudah meupakan prilaku positif, sebagai pembiasaan baginya agar dewasa nanti bisa melaksanakan tuntunan agamnya sehingga dapat terjauhkan dari kegiatan kegiatan kontra produktif atau kenakalan kenakalan yang kadang kala terjadi bagi kalangan pelajar dan mengharap orang tua berperan untuk selalu pesankan anak anaknya agar menjaga adab seperti saat di Masjid

“Adik rajin ke masjid itu bagus, apalagi laki laki yang sudah baliq usia 15 tahunan wajib sholat berjama’ah di masjid, belum ada yang 15 tahun nan disini, jadi adik perhatikan adabnya ketika di masjid, kalau sudah adzan bisami masuk masjid, tapi kurangi mainnya dulu, kalau bisa tidak mainmi dulu karena mau sholat dulu kanm nanti ada keluar mainnya  kalau sudah solat,  na maumaki sholat juga kan, karena kalau kita masih diluar main kattto katto jama’ah dengar suaranya didalam masjid, jadimenganggu orang tuata yang sholat”, Tambahnya

“Nah jadi jangan biasakan telat masuk masjid karena sibuk main diluar, baru pas masuk bergerombol dan dorong pintu ganti gantian baru didalam masjid main main lagi, jadi masuk masjid kita mau sholat dulu dengan tenang, tidak lari, tidak cerita apalagi baku dorong dorong, setelah dzikir baru keluar main lagi”Lanjutnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *