oleh

Tanam Ganja Hidroponik, Warga Murasa Ditangkap Satuan Narkoba Polres Enrekang

Tribratanewsenrekang.com – Seorang pria warga Murasa Desa Mundan Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang, menanam ganja secara hidroponik di halaman rumah.

Ganja tersebut ditanam di dalam pot di halaman rumahnya.

Rumah pemilik tanaman ganja hidroponik digerebek oleh Satuan Narkoba Polres Enrekang, Kamis (19/8/2021).

Kapolres Enrekang AKBP Dr.Andi Sinjaya,SH,S.Ik,MH mengatakan, Sat Narkoba Polres Enrekang telah menangkap warga yang menanam ganja hidroponik tersebut.

“Ya benar pada malam hari tanggal 15 Agustus 2021, kami baru saja melakukan penggerebekan di sebuah rumah di daerah Murasa Desa Mundan Kecamatan Masalle, yang dijadikan tempat penanaman pohon ganja,” ujar AKBP Andi Sinjaya.

IPTU Baharullah K selaku Kasat Narkoba Polres Enrekang menjelaskan kronologi pengungkapan kasus narkoba ini.

Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi dari warga sekitar.

Mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangka di daerah Murasa Desa Mundan Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang.

IPTU Baharullah K Pimpin langsung penangkapan dan penggeledahan bersama anggota Sat Narkoba Polres Enrekang

Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan terhadap SS (25) ditemukan dalam saku celananya/penguasaannya 1 (satu) Paket daun kering yang di duga Narkotika Golongan I

“Jenis Ganja dalam kemasan plastik warna bening dengan berat bruto 10,96 gram” Kata IPTU Baharullah.

Kemudian berdasarkan pengakuan dari diduga tersangka bahwa masih ada tanaman ganja tersebut di halaman rumahnya yang ditanam di pot bunga/hidroponik warna hitam.

Lanjut, dilakukan pencarian BB dan ditemukan 1 (satu) buah pot bunga warna hitam yg berisikan 1 (satu) batang pohon yang diduga Narkotika Golongan 1 tanaman jenis Ganja.

Menurut SS biji tanaman ganja ini di peroleh dari teman minum ballo/minuman keras.

Ia menambahkan, kepada tersangka SS, Satuan Narkoba Polres Enrekang mengenakan pasal 111 ayat (1) yaitu : “Setiap orang yang hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanamandipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda Rp 800 juta РRp 8 milyar.

“Satuan Narkoba akan melakukan pengembangan dan proses hukum lebih lanjut” tutupnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *