oleh

Warga Maiwa Enrekang, Digegerkan Penemuan Mayat Pria, Korban Didiuga Tenggelam

Tribratanewsenrekang.com — Selasa pagi (17/9/2019), sekira pukul 07.30 Wita, warga Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang digegerkan dengan penemuan mayat di salah satu kolam ikan milik warga.

Dia adalah, korban lelaki Warda (15), meninggalkan rumah orang tuanya sejak Ahad lalu (15/9/2019) sekira pukul 12.00 Wita, dengan berjalan kaki menuju arah Rappang, Sidrap.

Namun dalam kepergiannya itu, ternyata harus berakhir di salah satu kolam ikan milik Madil setelah ditemukan mengapung tanpa busana yang melengket ditubuh korban.

Selasa pagi (17/9/2019), sekira pukul 07.30 Wita, warga Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang digegerkan dengan penemuan mayat di salah satu kolam ikan milik warga.

Dia adalah, korban lelaki Warda (15), meninggalkan rumah orang tuanya sejak Ahad lalu (15/9/2019) sekira pukul 12.00 Wita, dengan berjalan kaki menuju arah Rappang, Sidrap.

Namun dalam kepergiannya itu, ternyata harus berakhir di salah satu kolam ikan milik Madil setelah ditemukan mengapung tanpa busana yang melengket ditubuh korban.

Diduga kuat, korban bermaksud mandi di kolam ikan tersebut, karena pakaian berupa baju dan celana tergantung di pohon sekitar lokasi, dan sandal korban juga ditemukan di pinggir kolam.

Adapun kronologis penemuan korban,
berawal ketika pemilik kolam, Madil bersama Udin, Fajrin dan Alfonso mendatangi mendatangi kolam ikannya yang ada di perkebunan. Namun ketika sampai dilokasi, mereka mencium bau bangkai yang menyengat hidung.

Setelah berusaha mencari sumber bau tersebut, akhirnya berhasil menemukan sesosok mayat terapung diatas air yang awalnya mengira seekor ternak sapi.

Mengetahui itu adalah mayat manusia, keempatnya sepakat melaporkan temuan itu ke pihak berwajib dengan mengutus Alfonso mendatangi kantor Polsek Maiwa, Enrekang.

Kapolsek Maiwa, AKP Tu’ba Ta’bilangi Patunggu mengatakan bahwa yang menerima laporan warga itu, langsung bergegas bersama sejumlah personel Polsek lainnya menuju lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut Kapolsek, korban berhasil diangkat dari lokasi, Sealsa, sekira pukul 10.3O Wita dan langsung diidentifilasi oleh tim Inafis Polres Enrekang bersama pihak Puskesmas Kecamatan Maiwa untuk dilakukan otopsi.

Dari hasil otopsi korban, kata Kapolsek, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, dan disimpulkan kalau korban meninggal akibat tenggelam.

Dijelaskan pula, sesuai keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit Epilepsi, sehingga orang tua korban meminta mayat anaknya di bawa ke kampung halaman di Kabupaten Mamasa, Sulbar.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskemas Maiwa, korban dibawa pulang ke Mamasa menggunakan mobil ambulance milik Puskesmas untuk selanjutnya dikuburkan disana.” Jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *